_peRtemUan kU DengaN diA_
Pagi ini, tak seperti biasanya. Aku bangun lebih awal dari alarm tidur ku. Bergegas beranjak dari kasus biru ku yang teramat membuat ku nyenyak tadi malam. Sayangnya, malam tadi, tak ku lihat kamu dalam mimpiku, El. Ah, pagi-pagi sudah berkhayal pada super starsku, umm.. So handsome, so cute..
* Tepat pukul enam lebih tujuh belas menit
aku hanya mencuci muka dan gosok gigi, segera menemui sahabatku, kegemaranku, bola basket ku. Dengan rambut ikal ku yang masih tergerai, ku ikat dengan tali rambut berbentuk seperti kabel telefon, yang penting terikat, batinku berkata
Pagi ini, sudah lama aku tak bermain basket. Terutama dengan super starsku. Sesegera ku berlari menuju lapangan yang biasanya ku nikmati bersamanya
It's amazing !
Super stars ku sudah di sana, melempar senyum padaku meski jarak kita cukup jauh.
Namun, siapa dia ?
Siapa perempuan disampingnya itu ?
Mengapa mereka membawa sesuatu yang cukup membuatku penasaran ?
" pagi manis " celoteh Michael
" pagi " hanya itu yang sanggup terucap ketika mataku menatap tajam gadis disebelah super starsku
" selamat ulang tahun manis. Tidak kah kau ingat ? Hari ini kau ulang tahun".
"hah ? Apa ? Ulang tahun ? Ya, ya, aku lupa. Terima kasih" aku senang hari ini ia mengingat hari ulang tahunku, tapi masih penasaran aku dengan gadis itu
" tak ingin kau mengenalkannya padaku ? " sahutku
" pasti " jawabnya tegas
" aku belcha kak, panggil saja chacha. Salam kenal " dia mengulurkan tangannya seraya melempar senyum padaku.
" oh, Bela. Aku Echel " membalas uluran tangannya yg tulus padaku.
" Bukan Bela kak, Belcha, Chacha " celetuk ia.
" Ups, maaf lagi gak konsen. Abis kaget " padahal kekagetanku bukan karena surprise dan kue itu, karena gadis itu, Chacha
" Semoga kalian bisa akrab " kata El.
" Tentu " jawab kita bersamaan.
Setelah cukup lama dilapangan itu, akhirnya kita bermain basket, bukan berdua, tapi bertiga. Aku, El dan Chacha.
Aku senang bertemu ia, tapi hatiku mulai demam, hanya demam.
. .to be continue. .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar