Senin, 13 Desember 2010

ingin ku selalu tersenyum

melihatmu malam ini, mungkin uda membuatku cukup senang. tapi ternyata tidak untuk mu, kamu pulang meski dengan senyuman tapi ternyata menyimpan sebuah tanya. aku bimbang. ini ta kamu yang sebenarnya ? malam ini aku ingin sangat sekali tersenyum, nyatanya tidak bisa. senyum ku sudah kau hapus menjadi sebuah kegundahan. terima kasih.

ingin ku selalu tersenyum

melihatmu malam ini, mungkin uda membuatku cukup senang. tapi ternyata tidak untuk mu, kamu pulang meski dengan senyuman tapi ternyata menyimpan sebuah tanya. aku bimbang. ini ta kamu yang sebenarnya ? malam ini aku ingin sangat sekali tersenyum, nyatanya tidak bisa. senyum ku sudah kau hapus menjadi sebuah kegundahan. terima kasih.

Jumat, 03 Desember 2010

kaget aku melihatmu

aku berterima kasih pada Tuhan, karena telah memperbolehkan aku mengenal pribadimu lebih jauh, mengenal kebiasaanmu lebih detail. sejak pertengkaran semalam, sifat kamu yang dingin, berubah tambah dingin. setelah aku mencoba membuka akun facebook kamu, aku kaget! dalam facebook mu terpasang foto ku. tapi di sisi lain aku juga kaget, statusmu bertunangan, sementara aku masih pacar kamu. langsung dengan cepat ku gapai handphone aku dan berusaha mengirimkan sms singkat, yang mencoba menghiburku sendiri. tapi apa jawabmu ? kau jawab tak kenal aku, katamu itu hanya bercanda. sebegitukah yang dinamakan bercanda ? ini ta aku ? yang uda tak pernah kau anggap lagi. ini ta kamu ? yang tibatiba pergi dariku. aku tak kuasa menahan kamu jika kamu ingin pergi, gag pernah akan ku halangi kamu. tapi, jangan seperti ini caranya, caramu salah! tidak kah kamu sadar bahwa aku seperti bola dalam hidupmu. kau begitu enak mempermainkanku, tapi aku tak pernah mampu untuk marah. tak pernah sedikitpun

kamu itu = membingungkan

saat kedua mata ku tertuju padamu, kamu seakan tak pernah pedulikan aku. kamu tak pernah sedikitpun ingin tahu bagaimana kabarku. aku mulai putus asa, aku ingin segera beranjak untuk pergi, pergi dari kehidupan kamu. tak peduli orang berkata aku egois, yang penting aku tak terusterusan merasa sakit. tapi, setelah aku pergi, kamu malah mencariku. meminta ku untuk kembali padamu, memintaku untuk tetap bersamamu. aku ingin melakukan apa yang kau lakukan padaku, tapi aku tak sanggup. hingga akhirnya aku mengalah, aku abaikan rasa kecewaku dan kembali padamu,. tapi, apa yang ku dapat, kau ulangi lagi semua yang kau lakukan padaku kemarin. aku bingung dan semakin bingung, aku tak kuasa untuk berontak, aku ingin berteriak. hingga suatu hari nanti, kau akan mengerti, betapa aku sayang kamu, betapa berartinya kamu untukku

Mungkin akan berakhir

setelah sekian lama ku jalani dengan kamu, mungkin ini detikdetik perjuangan mempertahanin apa yang kita punya. aku tau, berat bagiku untuk meninggal kan kamu, tapi mungkin itu yang terbaik. entah mengapa, aku tak tau, dulu aku sangat takut kau tinggalkan, tapi kini tidak, tak perlu ku takut lagi. meskipun tak hari ini kau pergi, tp suatu saat nanti, aku yakin kamu bakal pergi, dengan sejuta kenangan indah yang kita lalui. semoga, saat kau pergi nanti, kau tetap mengingatku sebagai seseorang yg pernah ada